PUISI DUNIA KERTAS : Sebuah Puisi dari Kumpulan Puisi Dunia Kertas



    
        

            PUISI DUNIA KERTAS
Pidato seorang kakek dari gubuknya

: Cucuku…

Kelak akan datang padamu suatu masa
Kau menatap dunia kertas
Ya… dunia kertas

Ketika kaupun harus terperangah
Memaklumi diri bahwa kau bukan siapa-siapa
Di dunia yang telah menjelma menjadi jagad kehormatan semu
Saat itu kaupun akan sulit untuk berkata tidak
Karna bintang-bintang disekelilingmu telah berkata iya

Meski tak ingin kaupun akan terpaksa selalu menunduk
Bersama bulan-bulan disekelilingmu telah dulu membungkuk
Kau masih manusia semenjana
Kau terlalu naïf untuk ada
Di antara puing-puing hati yang berujud wibawa
Di antara gemerlap puja puji tanpa makna
Dan cobalah untuk tak berduka

Jangan coba  sibak deru air yang kau seberangi
Terlalu deras
Terlalu dalam
Terlalu kejam

Kau kan hidup dalam dunia kertas
Dunia tanpa jiwa
Tanpa rasa
Dunia dengan penuh kebesaran
Penuh keagungan
Tanpa kedewasaan

Cucuku…
Cobalah bertahan
Meski hanya menjadi selembar kertas buram
Cobalah membuat sebait tulisan

PA, 03 Mei 2010                          


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Panggilan Seseorang Menurut Adat Sungai Penuh (dan Kerinci umumnya)

LIRIK LAGU SUNGAI PENUH – KERINCI “ SALUKO ANAK DATUNG “ dipopulerkan oleh Monalisa

LIRIK LAGU SUNGAI PENUH – KERINCI “ MAJEU KINCAI “ ciptaan Iskandar Z