Posts

AWAL TAHUN 2026 DI DESA: MENUTUP TAHUN 2025 DENGAN TANGGUNG JAWAB, MEMBUKA TAHUN BARU DENGAN KEJELASAN

Image
A wal tahun 2026 menjadi fase krusial bagi pemerintah desa. Di titik ini, desa tidak hanya dituntut untuk mulai menjalankan program baru, tetapi juga berkewajiban menutup tahun sebelumnya dengan penuh tanggung jawab. Dua hal berjalan beriringan:  mempertanggungjawabkan penyelenggaraan pemerintahan dan keuangan desa Tahun 2025 , sekaligus  menata langkah awal pemerintahan desa di Tahun 2026 . Keduanya tidak bisa dipisahkan, karena pemerintahan yang sehat selalu berdiri di atas akuntabilitas dan perencanaan yang jelas. Kewajiban pertama dan paling mendasar di awal tahun 2026 adalah  menyusun dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan desa Tahun 2025 . Laporan ini mencerminkan sejauh mana pemerintah desa menjalankan kewenangan, tugas, dan tanggung jawabnya selama satu tahun penuh. Di dalamnya termuat pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penyelenggaraan pemerintahan desa secara umum. Laporan ini buka...

Puisi: KEJUJURAN YANG TERKUBUR

Image
A langkah serinya kita menghukum koruptor Lalu membuat dogma, seolah kejahatan itu tinggal jauh di gedung tinggi, di meja rapat ber-AC, di tangan-tangan pejabat kalap. Padahal… korupsi juga tinggal di rumah kita, di kantor kecil, di kelompok mungil di pasar pagi, di sela jalan tani di saku celana yang terasa hangat ataupun di catatan laporan sosial. Korupsi itu saat kita berkata, “ah, cuma sedikit.” Saat kita mengambil lebih karena yakin tak ada yang melihat. Saat kita mencuri waktu kerja, lalu menuntut gaji penuh dengan wajah tanpa rasa bersalah. Ia ada di timbangan yang dikurangi, di nota yang dilebihkan, di absen yang dititipkan, di jam masuk yang dimanipulasi. Di uang kas yang “dipinjam sebentar”, lalu lupa dikembalikan selamanya. Kita menyebutnya pintar. Kita menyebutnya akal. Kita menyebutnya biasa. Padahal di situlah kejujuran mulai kita kubur, sedikit demi sedikit, kurus lalu menjadi subur Sampai suatu hari kita tak lagi ingat berapa harga...

Puisi: UNTUKKU YANG MENCOBA TABAH

Image
  T ak apa jika hari ini kau lelah Tak apa bila air mata jatuh tanpa sebab Kesedihan bukanlah sebuah kesalahan Ia hanya singgah…   meminta didengarkan Ambillah waktu untuk bernapas Dunia tak akan runtuh karena kau berhenti sejenak Luka tak harus cepat sembuh Ia hanya perlu dipeluk dengan sabar Apa yang hilang memang menyakitkan Apa yang pergi memang meninggalkan ruang Namun percayalah… Kau tak sendiri menanggung beban Biarkan duka berjalan perlahan Biarkan doa menuju Tuhan       Tak perlu kau paksa jadi kuat hari ini Sebab tabah bukan tentang menahan tangis Tetapi terus melangkah meski gerimis Dan jika kelak senyummu kembali Bukanlah pertanda tak mengenang memori Itu hanyalah sebuah bukti Memilih melanjutkan hidup… meski terluka

Puisi: RISALAH CINTA UNTUK SANG MUSTIKA

Dari cakrawala yang berangsur memudar, biarkan Aku merajut aksara. Mungkin akan asing di telingamu, namun ia jujur terlahir dari hatiku. Aku berdiri di hadapanmu bukan sebagai pengembara yang hanya singgah sesaat, tetapi Aku lah tuan rumah yang menyiapkan hati untuk Kau tempati. Jika selama ini, Kau masih melihat ku sebagai siluet yang meragu, ketahuilah bahwa niatku adalah ukiran yang kupahat dengan kesungguhan. Lepaskan segala sangsimu, lepaskan segala curigamu. Engkau hanya perlu berdiam dan menyelami hati. Seperti apakah dia memandang kasih sayangku. Biarkan Aku membuktikan bahwa janji ini bukanlah sekedar fatamorgana yang akan kenguap saat fajar menjelang.  Inilah risalah cintaku, untukmu Sang Mustika, baluarti jiwa untuk selamanya

Puisi: MAAFKAN AKU, IBU

  Senja, duduk seorang diri Termenung, jauh merangkai ingatan Teriring, hati yang pedih dengan segala gundah Sosok mu kembali terbayang, Ibu… Berhaharap maaf engkau berikan Berjuta sesal akan kelancangan Lisan jahat yang tak berwatak Dan kulihat air mata mu menggenang, Ibu…   Aku lah pendosa itu Dengan lidahku mencampakkan surga   Berharap maaf dari mu Ibu Maaf seperti yang pernah kau ajarkan dulu Berharap Ampun dari mu Ibu Ampun yang selalu kau ceritakan dulu   Bisa ku ingat kembali Ketika salah ku membuatmu bersedih Aku melihat langitku bergetar Aku merasakan bumiku berguncang   Biar Ku ukir cerita ini Pada bungkah batu yang   selalu tampak Biar ku tulis kisah ini Pada dinding kamar di hati yang sesak   Lalu ku patri sebuah janji engkau akan tersenyum menatapku Pada doa mu Ibu, disanalah   dunia ku Pada rela mu Ibu, disanalah jalan ku    

PUISI: MANIFESTO PAGI

Image
Di antara retakan fajar dan sisa abu malam yang luruh Aku membasuh wajah dengan cahaya yang belum sepenuhnya utuh Merasakan jantung yang berdetak pada rima yang pasti Seperti orkestra kecil yang menolak untuk berhenti dan mati   Langkahku bukan lagi sekadar perpindahan raga di atas tanah Melainkan tarikan garis pada peta yang selama ini masih mentah Aku adalah penenun dari benang-benang takdir yang paling sunyi Mengikatkan mimpi pada tiang-tiang langit yang tak pernah bertepi   Kegagalan hanyalah pupuk bagi kuncup-kuncup paling keras kepala, Luka-luka yang mengering kini menjelma menjadi aksara paling mulia Tak kucari lagi validasi pada pantulan cermin yang kerap berbohong Sebab aku tahu, di dalam kehampaan, keberanian tak pernah kosong   Biarkan dunia menjadi labirin yang penuh dengan teka-teki sengit Aku akan menjadi angin yang menembus celah-celah paling sempit Percaya diri bukanlah teriakan, melainkan ketenangan air di dasar telaga ...

Kejujuran: Investasi Ketenangan di Tengah Dunia yang Ambisius

Image
  Bersikap jujur mungkin tak membuatmu menjadi kaya, tetapi bersikap jujur akan membuat hidup menjadi lebih tenang. Di era di mana kesuksesan sering kali diukur dari angka di saldo rekening dan pencapaian material, kejujuran kadang dianggap sebagai beban yang memperlambat langkah. Banyak orang memilih jalan pintas, memanipulasi fakta demi keuntungan sesaat, tanpa menyadari harga mahal yang harus dibayar di kemudian hari. Ketidakjujuran, sekecil apa pun, akan melahirkan rantai kebohongan baru untuk menutupi celah yang ada. Hal ini menciptakan beban psikologis yang berat; kecemasan akan terbongkarnya rahasia dan hilangnya kepercayaan orang lain. Sebaliknya, kejujuran memberikan kebebasan batin. Saat kita bicara apa adanya, kita tidak perlu mengingat-ingat skenario palsu yang pernah kita buat. Tidur menjadi lebih nyenyak karena tidak ada beban moral yang menghantui. Iya kan? Mengapa Kejujuran adalah Aset? Meskipun tidak selalu mendatangkan materi secara instan, kejujuran membangun int...