TUNAS : Sebuah Puisi dari Kumpulan Puisi Dunia Kertas
: Rama Kelak engkau mungkin akan mengerti cerita hidupmu di hari ini Seperti gerak kedua tanganmu berharap didekap atau ingin mendekap dan menggeser semua lelah Merasakan hangat nurani dan membandingkannya dengan sang matahari Sayang, maukah kau mengulang sebait suara seperti yang terucap tadi? Suatu saat nanti kau mampu pahami bahwa itu adalah nyanyian terindah pada hidup seorang ayah Entah puisi apa yang ingin kau deklamasikan ke seisi ruang ini namun tetaplah itu sebuah berlian dan menghapus sebuah guratan di kening ini Atau seperti ketika mata kita beradu pandang? Kau mencoba mencari ke dalam dua cahaya ini kedamaian Atau aku yang membujukmu memberikan damai itu Ah, dunia kita semakin menyatu pada cakrawala yang sama Aku hanya ingin kau menjadi lelaki Lelaki yang gagah seperti elang yang bangga mengepakkan sayapnya mesti harus menentang terik Kerinci, 2 Oktober 2012 Teruntuk Dwi Ramadan Admajati