REALITA RINDU




Terasa gumpal-gumpal rindu ini berdetak dijantungku
Bergerak perlahan mendayu 
Menindih setiap denyut nadi
lalu semakin nyata memanggilku

Ingin kuluapkan amarah  pada kilau senja
Bersama senyum sang purnama yang tergesa datang
Berlalu...
Perlahan...
Dan berhenti tepat dibatas pandang mataku
Mengejekku

Lalu saat embun pagi turun dan menyapa
Bersama keramahan  matahari
Berputar...
Bergerak...
Dan berhenti tepat diatas ubun-ubunku
Menyindirku

Realita rindu selalu tak mengerti aku
Tak pahami aku
Tak mampu bedakan bertahun atau sesaat
Hanya ingin memasungku
Dan kamu
Disudut hatiku

Realita rindu adalah setangkup beban yang kusetujui
Sebagai prasasti kesamaan hati
Lalu  kujadikan pagar dan tirai
Kemanapun ku pergi

Comments

Popular posts from this blog

Panggilan Seseorang Menurut Adat Sungai Penuh (dan Kerinci umumnya)

LIRIK LAGU SUNGAI PENUH – KERINCI “ SALUKO ANAK DATUNG “ dipopulerkan oleh Monalisa

LIRIK LAGU SUNGAI PENUH – KERINCI “ MAJEU KINCAI “ ciptaan Iskandar Z