RAJA KATAK : Sebuah Puisi dari Kumpulan Puisi Dunia Kertas





Tak sadar aku sedang diceramahi dengan selaksa doktrin kebenaran pada ubun-ubunku
Aku muak dan pecah
Aku tak mampu lagi memandangmu seperti pandangan abdi pada tuannya
Meski masih coba kusandingkan kekuasaanmu dengan sang raja disana

Ialah Sang Raja Katak yang pernah bertahta
Berdiri angkuh pada menatap langit
Setelah puas tidur di tilam kebesarannya yang tersuruk diantara batu-batu yang dikangkanginya kini

Sang katak mulai tersenyum
Manis dan sinis
Sejauh pandang hanya untuk meyakinkan pujian baginya
Terasa seisi bumi hanya menanti kehadirannya untuk memulai pagi ini
Ah… selebar apapun dunia ini
Mereka bukan apa-apa tanpa ku


Comments

Popular posts from this blog

Panggilan Seseorang Menurut Adat Sungai Penuh (dan Kerinci umumnya)

LIRIK LAGU SUNGAI PENUH – KERINCI “ SALUKO ANAK DATUNG “ dipopulerkan oleh Monalisa

LIRIK LAGU SUNGAI PENUH – KERINCI “ MAJEU KINCAI “ ciptaan Iskandar Z