Puisi: MAAFKAN AKU, IBU

 

Senja, duduk seorang diri

Termenung, jauh merangkai ingatan

Teriring, hati yang pedih dengan segala gundah

Sosok mu kembali terbayang, Ibu…


Berhaharap maaf engkau berikan

Berjuta sesal akan kelancangan

Lisan jahat yang tak berwatak

Dan kulihat air mata mu menggenang, Ibu…

 

Aku lah pendosa itu

Dengan lidahku mencampakkan surga

 

Berharap maaf dari mu Ibu

Maaf seperti yang pernah kau ajarkan dulu

Berharap Ampun dari mu Ibu

Ampun yang selalu kau ceritakan dulu

 

Bisa ku ingat kembali

Ketika salah ku membuatmu bersedih

Aku melihat langitku bergetar

Aku merasakan bumiku berguncang

 

Biar Ku ukir cerita ini

Pada bungkah batu yang  selalu tampak

Biar ku tulis kisah ini

Pada dinding kamar di hati yang sesak

 

Lalu ku patri sebuah janji

engkau akan tersenyum menatapku

Pada doa mu Ibu, disanalah  dunia ku

Pada rela mu Ibu, disanalah jalan ku

 

 

Comments