Posts

Showing posts from November, 2025

KEBUDAYAAN KERINCI

Image
  M elihat kepada alamnya daerah Kebudayaan Kerinci, dimana bentuknya seperti kuali yang datarannya dilingkungi oleh bukit-bukit yang puncaknya menjulang tinggi, disertai pula hutan-nya demikian lebat dan berpenghuni yang buas, menyebabkan sukar dilalui dan .jarang sekali orang keluar masuk daerah itu dizaman dahulunya. Hal ini pula menyebabkan kebudayaannya timbul dengan sendirinya pada zaman itu. Dari yang tidak berkebudayaan, kemudian timbul pemikiran untuk berbuat sesuatu sehingga muncul kebudayaan dan kepercayaan animisme. Setelah daerah Kerinci mulai dilalui oleh orang yang keluar masuk maka animisme itu kemudian dipengaruhi oleh Budhisme, Hinduisme, lslamisme, dan kemudian orang Kerinci berikhtiar pula untuk menjadi orang dan daerah yang berkebudayaan maju dengan tidak meninggalkan nilai-nilai luhur dari kebudayaan nenek moyang mereka. Kedatangan orang-orang yang beragama Budha dan Hindu dari arah Selatan yang ketika itu kenijaan Sriwijaya diserang oleh kerajaan Majapa...

ASAL USUL NAMA KERINCI

Image
  B anyak pendapat tentang asal-usul nama Kerinci yang kesemuanya itu punya bukti-bukti yang nyata dan ada kebenarannya. Antara lain ada lima pendapat yang dikemukakan dalam buku ini, yaitu: (1) Pendapat Pertama: Sesuai dengan alamnya, di mana daerah Kerinci dipagari oleh bukit yang berderet dari Utara ke Selatan, dengan puncak-puncaknya yang menjulang tinggi, disertai pula dengan hutan yang lebat bersama penghuninya yang buas dan yang   siap untuk menerkam mangsanya, menyebabkan daerah itu sukar dilalui oleh manusia. Semua itu mengakibatkan daerah itu terkunci dan terkurung di dalam. Keluar tidak bisa, masuk amat sulit. Dari kata terkunci itu, entah bagaimana prosesnya, akhirnya menjadi Kerinci . (2) Pendapat Kedua: Daerah Kerinci ini dahulunya terbagi dua, yaitu sejak Temiai melentuk mudik, Siulak melentuk hilir adalah daerah Kabupaten Kerinci sekarang. Tanahnya kering karena berada di dataran tinggi sedangkan dari Penetai Pematang Putus terus ke Tanah Abang Muara ...